P3M

POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Memuat...
--:-- --

Mahasiswa Politeknik Negeri Nunukan Gelar Pelatihan Pengelasan SMAW bagi Siswa SMK

Mahasiswa Politeknik Negeri Nunukan (PNN) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program Pelatihan Teknik Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) yang bertempat di Workshop Alat Berat Politeknik Negeri Nunukan. Kegiatan ini menyasar siswa–siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Nunukan sebagai upaya peningkatan kompetensi vokasi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis pengelasan, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta membekali peserta dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa PNN untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.

Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan pendekatan hands-on training atau praktik langsung, memanfaatkan fasilitas Workshop Alat Berat PNN yang telah memenuhi standar pembelajaran vokasi. Dalam kegiatan ini, mahasiswa PNN berperan sebagai instruktur pendamping di bawah supervisi dosen pembimbing, sementara siswa – siswi SMK menjadi peserta utama yang mengikuti seluruh rangkaian pelatihan secara intensif.

Materi yang diberikan mencakup teori dasar pengelasan SMAW, pemilihan jenis elektroda sesuai kebutuhan pekerjaan, pengaturan arus dan polaritas, serta prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik pengelasan pada posisi dasar, sehingga mampu memahami secara langsung tahapan dan teknik kerja yang benar.

Ketua tim pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata dunia kerja, khususnya di sektor industri dan jasa teknik yang membutuhkan tenaga terampil di bidang pengelasan.

“Melalui pelatihan berbasis praktik langsung di workshop, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan sambungan las yang lebih rapi, aman, dan sesuai standar dasar industri,” ujar Suci, Rabu (3/12/2025).

Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap teori pengelasan SMAW, penerapan prosedur K3 secara konsisten, serta peningkatan keterampilan praktik pengelasan. Peserta yang sebelumnya belum terbiasa menggunakan alat pelindung diri kini mampu menerapkan standar keselamatan kerja dengan baik selama kegiatan praktik berlangsung.

Selain itu, kualitas hasil pengelasan siswa–siswi SMK juga mengalami peningkatan, baik dari sisi kerapian, kebersihan, maupun kestabilan sambungan las. Hal ini menunjukkan bahwa metode pelatihan berbasis praktik langsung mampu memberikan dampak positif terhadap penguasaan keterampilan teknis peserta.

Pemanfaatan fasilitas Workshop Alat Berat PNN sebagai media pembelajaran turut memberikan pengalaman belajar yang mendekati kondisi kerja nyata di dunia industri. Lingkungan workshop yang profesional mendorong terbentuknya sikap kerja yang disiplin, aman, dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan motivasi serta minat peserta untuk mendalami keterampilan pengelasan sebagai bekal memasuki dunia kerja vokasi.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Nunukan menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang aktif berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah perbatasan.

Ke depan, program pelatihan pengelasan SMAW ini diharapkan dapat terus berlanjut dan dikembangkan dalam bentuk pelatihan tingkat menengah, sertifikasi kompetensi, serta kerja sama berkelanjutan antara PNN dan SMK di Kabupaten Nunukan. (ES)