P3M

POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT POLITEKNIK NEGERI NUNUKAN PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Memuat...
--:-- --

Mahasiswa PNN Inovasikan Paving Block Ramah Lingkungan Berbasis Limbah Plastik

NUSANTARANEWS.CONunukan — Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan, Politeknik Negeri Nunukan (PNN), berhasil merealisasikan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pengabdian kepada Masyarakat melalui inovasi teknologi paving block ramah lingkungan berbasis limbah plastik rumah tangga. Program ini dilaksanakan di RT 04, Kelurahan Nunukan Selatan, sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut berangkat dari permasalahan penumpukan limbah plastik rumah tangga yang selama ini belum dikelola secara optimal. Limbah plastik yang menumpuk tidak hanya mengurangi kualitas lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan dan pencemaran jangka panjang.

Melalui pendekatan teknologi tepat guna, tim mahasiswa PNN mengolah limbah plastik menjadi paving block yang memiliki nilai guna untuk infrastruktur lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

Ketua tim pelaksana PKM, Dzikria Qonita Akram, menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya berorientasi pada hasil produk, tetapi juga pada proses pemberdayaan masyarakat secara partisipatif. Di bawah bimbingan dosen pendamping, tim melibatkan warga secara langsung dalam seluruh tahapan kegiatan.

“Sejak awal, masyarakat dilibatkan mulai dari pengumpulan limbah plastik, proses pencacahan, pencampuran bahan, pencetakan, hingga uji coba pemasangan paving block di jalan lingkungan. Dengan cara ini, warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam pengelolaan limbah,” ujarnya, Rabu (17/12/2025)

Rangkaian kegiatan PKM diawali dengan sosialisasi dan edukasi kepada warga mengenai dampak negatif limbah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan. Selanjutnya, mahasiswa memberikan pelatihan teknis pembuatan paving block berbasis plastik, mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik pengolahan, hingga prosedur keselamatan kerja. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik produksi bersama warga dan diakhiri dengan evaluasi kualitas hasil produk.

Berdasarkan hasil uji coba, paving block berbasis limbah plastik yang dihasilkan memiliki bentuk yang rapi dan kekuatan fisik yang cukup baik untuk digunakan pada jalan lingkungan. Meski demikian, tim mahasiswa mencatat masih diperlukan penyempurnaan komposisi bahan agar produk dapat memenuhi standar optimal dari sisi kekuatan dan daya tahan jangka panjang.

Antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat RT 04 Kelurahan Nunukan Selatan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program ini. Selain meningkatnya kesadaran warga terhadap pentingnya pengelolaan limbah plastik, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kelompok kerja pengolahan limbah plastik di tingkat RT. Kelompok ini diharapkan menjadi embrio keberlanjutan program sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis daur ulang.

Melalui inovasi tersebut, Politeknik Negeri Nunukan menegaskan komitmennya dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Program PKM ini menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan kebutuhan riil masyarakat.

Ke depan, program paving block berbasis limbah plastik ini diharapkan dapat dikembangkan dan direplikasi di wilayah lain dengan dukungan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan terkait. Dengan pengembangan yang berkelanjutan, inovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Nunukan Selatan. (ES)